DPRD Lampung Minta Perusahaan Ikut Berpartisipasi Bangun Infrastruktur Jalan

83

Bandar Lampung, 27 Juli 2025 – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Lampung, khususnya di Kabupaten Way Kanan, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Dalam pernyataannya kepada media, Deni menegaskan bahwa perusahaan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga harus menunjukkan tanggung jawab sosialnya terhadap lingkungan tempat mereka beroperasi. Menurutnya, perbaikan infrastruktur bukan hanya menjadi beban pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama, termasuk dunia usaha.

“Perusahaan-perusahaan yang punya usaha di Way Kanan harus ikut partisipasi membangun jalan. Jangan cuma cari untung saja di Provinsi Lampung,” tegas politisi Partai Demokrat ini saat ditemui, Minggu (27/7/2025).

Deni menilai, keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Way Kanan seharusnya membawa dampak langsung bagi masyarakat sekitar, salah satunya melalui kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa dan jalan penghubung antar kecamatan. Menurutnya, partisipasi itu tidak hanya akan meringankan beban pemerintah daerah yang saat ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran, tetapi juga memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

Ia pun mengapresiasi langkah salah satu perusahaan yang telah menunjukkan inisiatif positif dalam pembangunan jalan, yakni AKG Group, yang disebut sebagai perusahaan milik tokoh pengusaha BW. AKG Group telah bergotong-royong bersama warga dan Deni dalam membangun akses jalan di beberapa kampung di Way Kanan.

“Perusahaan ini turut serta dengan saya dan masyarakat membangun jalan di kampung-kampung kita. Di tengah efisiensi anggaran pemerintah, ini luar biasa. Saya sangat berterima kasih atas partisipasinya,” ujar Deni.

Lebih jauh, ia berharap aksi nyata dari AKG Group ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain, baik yang bergerak di sektor perkebunan, pertambangan, transportasi, maupun sektor perdagangan dan jasa lainnya.

“Kalau satu perusahaan saja bisa bergerak, kenapa yang lain diam? Jangan cuma cari duit di Way Kanan, kalian juga harus ikut memperbaiki Way Kanan,” tandasnya.

Deni menegaskan bahwa keberadaan jalan yang baik bukan hanya soal kelancaran transportasi, tetapi menyangkut peningkatan akses warga terhadap pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan UMKM lokal.

Ia menambahkan, jika sektor swasta dan pemerintah bisa berjalan bersama, maka pembangunan di daerah akan lebih cepat dan tepat sasaran. Ia bahkan membuka peluang untuk dialog dan kolaborasi terbuka antara legislatif dan pelaku usaha agar tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bisa diarahkan ke program-program yang langsung dirasakan masyarakat.

“Kami di DPRD siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan dunia usaha. Mari kita tunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua elemen, termasuk perusahaan yang selama ini sudah menikmati potensi besar dari daerah ini,” pungkas Deni. (ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini